<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8319603778176926048</id><updated>2012-02-16T23:59:01.345+07:00</updated><category term='Artikel'/><title type='text'>Atasi Ejakulasi Dini &amp; Impotensi</title><subtitle type='html'>Mengungkap Rahasia Kejantanan Pria, Pengobatan Mani Encer (Ejakulasi Dini) dan Lemah Syahwat (Impotensi). Dilengkapi FOTO (GAMBAR) dan VIDEO, Aman dan Hasil Permanen. Eefektif dan Efesien, Tanpa Obat, Tanpa Alat.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://klinik-pria.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8319603778176926048/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinik-pria.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jayadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13057537190639262721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zsHZJOf3hEo/S1LNG0KVjTI/AAAAAAAAAAU/7D_7hFEr0o4/S220/bisnis-reseller.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8319603778176926048.post-2034028897916692352</id><published>2009-12-30T17:28:00.000+07:00</published><updated>2009-12-30T17:29:42.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tidak Boleh atau Memang Tidak Mau?</title><content type='html'>Seringkali dalam kehidupan sehari-hari orang bersoloroh dengan&lt;br /&gt;temannya mengatakan bahwa si A itu orang yang aseksual. Tetapi &lt;br /&gt;sebenarnya maksud seloroh aseksual itu apa sih? Dan mengapa orang bisa&lt;br /&gt;menjadi aseksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah aseksual berkaitan dengan ketidakhadiran aktivitas seksual&lt;br /&gt;atau kadar tanggapan seksual yang rendah. Persatuan sel-sel jantan dan &lt;br /&gt;betina secara seksual (seperti sperma dan telur pada manusia)&lt;br /&gt;merupakan inti dari reproduksi yang wajar di antara mamalia dan&lt;br /&gt;kebanyakan spesies non-mamalia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, banyak organisme yang bereproduksi melalui cara-cara aseksual, &lt;br /&gt;seperti pembentukan spora, berpucuk, atau pembelahan. Organisme yang&lt;br /&gt;bereproduksi melalui cara ini tidak memiliki jenis kelamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aseksualitas juga dapat berkenaan dengan tidak adanya ketertarikan&lt;br /&gt;atau keterlibatan dalam seks pada spesies seksual. Beberapa aliran &lt;br /&gt;keagamaan mengharuskan anggotanya dalam tingkatan tertentu untuk&lt;br /&gt;menjauhkan diri dari seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun mungkin mereka memiliki rasa tertarik seksual yang normal,&lt;br /&gt;mereka diharuskan bersumpah untuk tidak melakukannya. Dalam beberapa &lt;br /&gt;waktu, tidak adanya keterlibatan dalam aktivitas seksual dapat&lt;br /&gt;menyebabkan hilangnya ketertarikan seksual. Sumpah untuk menjauhi seks&lt;br /&gt;dapat dilakukan diluar arena keagamaan, walaupun biasanya tergantung&lt;br /&gt;waktu dan kondisi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaktertarikan akan seks juga dapat diakibatkan oleh disfungsi&lt;br /&gt;seksual: yaitu, kondisi psikologis atau organik yang menghambat&lt;br /&gt;perilaku dan tanggapan seksual normal. Khususnya, dalam kasus ketidak-&lt;br /&gt;tertarikan akan seks penuh, kondisi ini dapat di diagnosa sebagai &lt;br /&gt;kelainan keinginan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kelainan ini penderita tidak mempunyai fantasi seksual atau &lt;br /&gt;keinginan melakukan seks yang tetap. Lebih jauh lagi, individu ini&lt;br /&gt;menunjukkan keengganan yang kuat terhadap kontak kelamin baik &lt;br /&gt;heteroseksual ataupun homoseksual. Sebagai tambahan, kegagalan yang&lt;br /&gt;berkelanjutan dalam tanggapan seksual dapat menyebabkan penghindaran&lt;br /&gt;dari seks atau situasi seksual. Hal ini dapat terjadi kapan saja dalam&lt;br /&gt;usia kehidupan seseorang, namun cenderung terjadi lebih sering pada&lt;br /&gt;kaum yang sudah berumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi seperti ini dapat memiliki akar emosional, atau dapat juga&lt;br /&gt;memiliki penyebab organik. Seringkali mereka dapat diobati melalui &lt;br /&gt;terapi seks dan/atau intervensi medis. Namun kelainan ini dapat juga&lt;br /&gt;mencerminkan masalah-masalah psikologis kompleks yang sulit&lt;br /&gt;disembuhkan. Sebagai tambahan, beberapa individu mungkin secara&lt;br /&gt;biologis tidak mampu memiliki keinginan seksual atau terlibat dalam &lt;br /&gt;aktivitas seksual dan walaupun merupakan anggota spesies seksual,&lt;br /&gt;mereka merupakan aseksual. Namun hal ini merupakan kondisi yang langka&lt;br /&gt;dan kebanyakan dari seksual disfungsi dapat diatasi dengan terapi&lt;br /&gt;intervensi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak metode yang bisa dilakukan untuk terapi ini, dan mungkin&lt;br /&gt;seorang seksolog akan meninjau masalah aseksual ini kasus per kasus.&lt;br /&gt;Tidak semua masalah aseksual bisa disembuhkan hanya dengan satu metode&lt;br /&gt;saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8319603778176926048-2034028897916692352?l=klinik-pria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinik-pria.blogspot.com/feeds/2034028897916692352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klinik-pria.blogspot.com/2009/12/tidak-boleh-atau-memang-tidak-mau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8319603778176926048/posts/default/2034028897916692352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8319603778176926048/posts/default/2034028897916692352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinik-pria.blogspot.com/2009/12/tidak-boleh-atau-memang-tidak-mau.html' title='Tidak Boleh atau Memang Tidak Mau?'/><author><name>Jayadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13057537190639262721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zsHZJOf3hEo/S1LNG0KVjTI/AAAAAAAAAAU/7D_7hFEr0o4/S220/bisnis-reseller.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
